oleh

Ketua Panwascam Gunungsitoli Idanoi Klarifikasi Pemberitaan yang Beredar di Publik

-News, Nias, Sumatera-2.332 views

Metrobatam.com, Gunungsitoli – Setelah beredar Pemberitaan di berbagai Media Sosial terkait Perekrutan dan Penetapan Pengawas Kelurahan Desa (PKD) di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, Ketua  Panwascam Gunungsitoli idanoi Gelizaman Laowo angkat bicara, Selasa (17/03/2020) di kantor sekretariat Panwascam Gunungsitoli Idanoi jalan Pelud Binaka, Desa Dahana.

Berdasarkan hasil wawancara dengan awak media Metrobatam.com dengan Ketua Panwascam Gunungsitoli Idanoi Gelizaman Laowo mengatakan, kami sudah datang langsung ke sekolah  SMA Pemda 2 Nias sesuai dengan  ijazah yang di lampirkan pelamar atas nama AH pada saat melamar di kantor sekretariat berdasarkan hasil penelusuran dan Koordinasi kepada pihak sekolah bahwa AH tidak pernah menjadi siswa di SMA Pemda 2 Nias.

Setelah itu, Panwaslu Kecamatan Gunungsitoli idanoi mengadakan pleno di Kecamatan untuk menetapkan PKD idanotae dengan nomor urut berikutnya sesuai  juknis Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum RI no 0215/ K.Bawaslu/KP.01.00/ll/2020. Bagian i. No 4. Yang berbunyi : Dalam hal di temukan Panwaslu kelurahan/ Desa terbukti tidak memenuhi syarat sebelum pelaksanaan pelantikan Panwaslu kecamatan melakukan penggantian berdasarkan nomor urut.” jelasnya.

” Kami menggugurkan/ membatalkan pelantikan atas nama AH dan di gantikan dengan nama TG sesuai dengan nomor urut pemenangan di saat Tes wawancara. Dan sudah di umumkan di papan informasi di kantor Panwaslu Kecamatan Gunungsitoli idanoi nama PKD terpilih,” ungkapnya.

Hari ini Panwaslucam telah melaksanakan pelantikan se-kecamatan Gunungsitoli idanoi. Selanjutnya adanya penyelenggara pemilu yang terpilih sebagai PKD di Desa siwalubanua ll atas nama Enius Gea dan mengenai istrinya calon PPS terpilih akan di Surati KPU Kota Gunungsitoli bahwa Enius Gea ada ikatan perkawinan dengan Yaniman Hulu sebagai calon PPS Siwalubanua  II,” tandas Gelizaman Laowo.

(DZ)

News Feed