Rehabilitas Jalan Provinsi di Singkep Barat, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Dokumentasi foto : Pekerjaan Rehabilitasi jalan poros penghubung Desa Sungai Buluh Ke Desa Jagoh , Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. (Dok: Ist).

METROBATAM.COM, Lingga-Kepri – Berniat ingin melakukan konfirmasi untuk melengkapi berita terkait proyek rehabilitasi jalan poros yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Dokumentasi foto : Pekerjaan Rehabilitasi jalan poros penghubung Desa Sungai Buluh Ke Desa Jagoh , Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. (Dok: Ist).

Proyek rehabilitas jalan penghuni yang dimaksud adalah lintas Desa Jagoh menuju Desa Sungai Buluh, yang dinilai dikerjakan asal jadi dengan anggaran yang cukup pantastik sebesar Rp. 2,994,966,000,- yang bersumber dari APBD ,/IV / 2023 Provinsi Kepulauan Riau , yang dikerjakan CV. TAPAK ANAK BINTAN.

Dokumentasi foto : Pekerjaan Rehabilitasi jalan poros penghubung Desa Sungai Buluh Ke Desa Jagoh , Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. (Dok: Ist).

Dengan dorongan hati yang merasa jati diri sebagai putra daerah Kabupaten Lingga, yang lebih besar kecintaannya terhadap tanah kelahirannya, menyebabkan saya lupa terhadap tugas saya sebagai wartawan media ini.

Sudah beberapa , awak media belum berhasil menjumpai dan menghubungi Kepala Dinas PUPR maupun Kabid Bina Marga, bahkan Kasi Bina Marganya, tidak seorangpun pejabat yang berkompeten yang bisa di konfirmasi sampai berita ini kami tayangkan, pada Jum’at (16/06/2023) saya tidak mendapat jawaban apapun terkait proyek asal jadi tersebut.

Bacaan Lainnya

Untuk sedikit bisa terjawab atas persoalan proyek rehabilitasi jalan penghubung antara Desa Jagoh dan Desa Sungai Buluh di Kecamatan Singkep Barat tersebut, kami mencoba mendatangi salah seorang anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Kabupaten Bintan dan Lingga yang tidak kami sebutkan identitasnya disini (red), katakan saja yang berinisial (A).

Bapak inisial (A) tidak percaya melihat fakta yang kami bentangkan dihadapannya, yaitu berupa bukti Poto dan Video kondisi jalan tersebut, dengan nada geram Beliau mengatakan “Anggaran yang lumayan besar, sekitar tiga milyar itu hanya dibangunkan seperti ini, se ingat saya itu jalan kita anggarkan untuk dikerjakan rehap total dengan cara ditaburi dengan aspal, kenapa hanya dengan tampal sulam seperti ini? tidak rapi dan tidak merata pula?”

“Jelas ini tidak bisa didiamkan, saya akan menghubungi Bapak Gubernur, akan saya sampaikan hal ini kepada Gubernur, ini tidak benar, biaya pengerjaan jalan yang dianggarkan itu lumayan besar, lebih kurang tiga milyar itu Pak” ungkap (A) menegaskan, saat ditemui dikediamannya di Kota Tanjungpinang.kamis (15/06/23) sore.

“Jika mereka tidak menyempurnakan pekerjaan jalan itu sebaik mungkin, akan saya bicarakan dengan pihak Kajati Kepri, ini tidak bisa kita biarkan, harus kita tindak kontraktornya, mereka harus bertanggung jawab” pungkas (A) tegas.

Demikian hasil investigasi yang kami lakukan di Kota Tanjungpinang, walaupun kami tidak berhasil mendapatkan data maupun jawaban yang pasti, namun setidaknya tahapan mekanisme tugas dan fungsi kami sebagai wartawan untuk melengkapi unsur pemberitaan yang akurat, sudah kami lakukan, namun perlu publik ketahui, kami akan terus berusaha untuk mendapatkan jawaban yang sebenarnya terhadap pekerjaan proyek rehab jalan poros dikecamatan Singkep Barat itu.

Awalludin

Pos terkait