Akibat Insiden Alaska Airlines, Pesawat Boeing di Seluruh Dunia Sementara Dilarang Terbang

Kondisi jendela kabin pesawat yang bolong di pesawat Alaska Airlines saat terbang (Foto: Euronews)

METROBATAM.COM, JAKARTA – Lebih dari 170 pesawat produksi Boeing di seluruh dunia untuk sementara dilarang terbang pada Sabtu (6/1/2024). Ini terjadi setelah bagian badan pesawat tersebut meledak di udara pada salah satu jet penumpang baru.

Pesawat Boeing 737 Max pada Jumat (5/1/2024) terbang dengan lubang menganga di salah satu sisi badannya. Beruntung, pesawat jet milik Alaska Airlines tersebut dapat mendarat di Bandara Portland, Oregon, Amerika Serikat, tanpa insiden lain.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS mengatakan pihaknya harus segera menginspeksi Max 9. Para penyelidik mengatakan tengah mencari kepingan badan pesawat yang meledak.

Pihaknya meyakini lokasi jatuhnya berada di pinggiran kota kecil Portland, Cedar Hills. Pada hari Jumat, panel jendela Alaska Airlines Boeing 737 Max 9 meledak di udara.

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini terjadi tujuh menit setelah lepas landas dari Portland, Oregon. Hilangnya tekanan kabin secara cepat membuat pakaian seorang anak terlepas dan menyebabkan masker oksigen terjatuh dari langit-langit.

Ajaibnya, tidak ada satu pun dari 171 penumpang dan enam kru pesawat yang terluka. Pilot melakukan pendaratan darurat dengan aman.

Beberapa jam setelah insiden, Alaska Airlines mengumumkan menghentikan penerbangan seluruh armadanya yang terdiri dari 65 Max 9. Ini dilakukan untuk pemeriksaan dan pemeliharaan.

CEO Ben Minicucci mengatakan Alaska memperkirakan inspeksi akan selesai ‘dalam beberapa hari ke depan’. Alaska mengatakan pada Sabtu telah menyelesaikan pemeriksaan lebih dari seperempat armada Max 9-nya ‘tanpa ada temuan yang mengkhawatirkan’.

Pesawat akan kembali beroperasi setelah pemeriksaan mereka selesai dengan keyakinan penuh kami.”

Sementara, Turkish Airlines menghentikan pengoperasian lima pesawat Boeing 737 MAX 9 untuk sementara. Ini dilakukan untuk  pemeriksaan setelah insiden dekompresi Alaska Airlines.

“Setelah insiden pesawat Alaska Airlines, lima pesawat Turkish Airlines Boeing 737 MAX 9 telah ditarik kembali untuk diperiksa. Turkish Airlines memutuskan untuk menonaktifkan pesawat-pesawat tersebut di bandara pertama mereka mendarat hingga penyelidikan teknis selesai,” kata kata Wakil Presiden Senior maskapai Turki Yahya Ustun di halaman X-nya. (rri.co.id)

Pos terkait