METROBATAM.COM, KUALA LUMPUR – Banjir kilat parah melanda Kuala Lumpur pada Selasa (15/10/2024), akibat hujan deras sejak pagi hari. Banjir tersebut menyebabkan sidang Parlemen tertunda dan memicu tanah longsor di Taman Melawati, sebuah kawasan pinggiran di timur laut kota.
Universiti Malaya, universitas publik terkemuka di Malaysia, juga terdampak oleh air yang membanjiri jalanan kampus. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan air deras membanjiri berbagai lokasi.
Melansir dari The Straits Times, TK di Gombak, Selangor juga terkena banjir hingga anak-anak berdiri di atas meja untuk menghindari air. Tim pemadam kebakaran dan penyelamatan dikerahkan untuk evakuasi 21 siswa dan guru mereka.
Para siswa berhasil dikembalikan kepada orang tua mereka, dan beberapa rumah di daerah terdampak juga dievakuasi. Ketua Parlemen Johari Abdul menunda sementara sidang Parlemen karena beberapa anggota terjebak banjir di sekitar Jalan Parlimen.
Hujan lebat juga memicu tanah longsor di Taman Melawati, merusak 20 rumah teras, sebuah mobil, dan pos penjaga. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, dan semua yang terdampak telah dipindahkan ke balai serbaguna terdekat.
Di Taman Melawati, pihak berwenang memperingatkan kemungkinan longsor susulan jika hujan terus berlanjut. Tim pemadam kebakaran, polisi, dan petugas dewan lokal dikerahkan untuk membantu.
Di daerah lain di Kuala Lumpur, air terus naik, mempengaruhi beberapa titik utama di kota. Hujan lebat serta banjir diperkirakan akan berlanjut di beberapa daerah. (RRI)














