Tim WFQR Lantamal Tangkap Pemasok Narkoba Asal Malaysia

Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Tim “Western Fleet Quick Response (WFQR)” Lantamal IV berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pemasok narkoba asal Malaysia ke Batam pada Senin (9/5).

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI S Irawan dalam keterangan pers, Kamis menyebutkan penangkapan berawal saat sekitar pukul 15.30 WIB tim WFQR mendapat informasi keberadaan pelaku pengedar narkoba yang berasal dari perairan perbatasan Malaysia-Indonesia.

Read More

“Tim langsung bergerak cepat mencari pelaku berdasarkan deteksi signal handphone (HP) di daerah Kampung Utama Batam,” kata dia.

Selanjutnya Tim WFQR mengidentifikasi satu orang terduga pelaku (BS) saat mengendarai  sepeda motor. Tim WFQR selanjutnya mengikuti terus pergerakan orang tersebut mengarah ke daerah Newton Nagoya Batam.

Terduga pelaku BS menjemput temanya yang berinisial ES di depan Diskotik Newton selanjutnya menuju ke Hotel Agung kawasan Nagoya Batam. Sebelum masuk hotel, Tim WFQR langsung menangkap pelaku.

Hasil pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku didapat barang bukti Narkoba jenis Sabu dan Pil Inex, selanjutnya tim melaksanakan pengembangan.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari ES berupa uang tunai Rp890.000, 323 Ringgit Malaysia, 100 dolar Amerika, satu buah paspor, dan satu buah telepon gengam. Barang bukti dari BS berupa satu paket sabu, empat butir Inex, empat buah telepon gengam uang tunai Rp1.050.000, satu buah kunci rumah, satu buah kunci kamar hotel.

“Dari hasil pemeriksaan sementara disinyalir kedua pelaku BS dan ES merupakan pemain lama yang mempunyai jaringan pemasok dari dinegara tetangga,” kata dia.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI S Irawan mengatakan akan terus mencegah peredaran Narkoba melalui laut karena sesuai dengan Instruksi dari Presiden RI Joko Widodo agar meningkatkan upaya perang terhadap narkoba.

“Indonesia saat ini darurat narkoba sehingga masuknya narkoba melalui laut akan terus kami intensifkan operasi,” kata dia.

TNI AL kata Irawan, akan bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan pemerintah daerah sesuai dengan kampanye yang digagas Kapolda Kepri dan Gubernur Kepri beberapa waktu lalu di Tanjungpinang bahwa wilayah Kepri “Zero Narkoba”. (Mb/Antara)

Related posts