Metrobatam, Jambi – Taufan alias Apek (28), residivis kambuhan yang selama ini menjadi incaran Polresta Jambi pelariannya harus berakhir ditangan petugas.
Tersangka kasus pencurian dengan pemberatan tersebut, tewas setelah kabur dari sergapan tim Buser Polresta Jambi di Lorong Jatayu, Paal Merah, Jambi Selatan, Kota Jambi.
Kejadian ini, dibenarkan Kapolresta Jambi Kombes Achmad Fauzi Dalimunthe. Menurutnya, pelaku merupakan residivis yang selama ini dicari petugas karena sudah meresahkan sekali.
“Awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di Lorong Jatayu, Paal Merah Jambi Selatan. Petugas langsung ke lokasi,” kata Fauzi kepada wartawan, Senin (28/8).
Selanjutnya, tim Buser Polresta Jambi langsung melakukan penyelidikan di TKP yang dimaksud. Namun, pada saat melakukan penyergapan, tersangka yang sudah mengetahui kedatangan polisi berusaha melawan petugas.
Aksi perkelahian antara petugas dan Apek tidak dapat dihindarkan. Dalam adu perkelahian tersebut, pelaku berusaha merampas senjata api (senpi) milik anggota dengan mendorong anggota.
Melihat kekuatan anggota banyak, akhirnya tersangka melarikan diri. Tim Buser yang tidak ingin melepas tersangka, berusaha melakukan pengejaran serta memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali dan memerintahkan agar tersangka berhenti.
Saat itu, anggota sempat kehilangan jejak pelaku. Kemudian petugas melakukan penyisiran di sekitar TKP penangkapan. Tidak lama berselang, warga Desa Mekar Jaya, Sungai Gelam itu ditemukan tergeletak di kebun pisang warga.
Selanjutnya, petugas segera membawa pelaku ke RS Bhayangkara Jambi untuk dilakukan tindakan medis. Tetapi, nyawa pelaku sudah tidak dapat tertolong lagi. Oleh petugas, jenazah Apek dibawa ke rumah duka di Muarojambi dengan menggunakan mobil ambulans.(mb/okezone)














