Longsor di Natuna, Kemensos Kirim Bantuan Senilai Rp862 Juta

METROBATAM.COM, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan dengan nilai total Rp862.359.896, untuk mendukung penanganan korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemensos, Romal Sinaga, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/3/2023).

Menurut Romal, pihaknya sudah mengirim personel dan bantuan tanggap darurat bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Serasan.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan petugas dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam yang ditugaskan untuk mendata dampak bencana serta bantuan untuk korban bencana dari Kementerian Sosial dijadwalkan tiba di Pulau Serasan mulai Rabu ( 8/3/ 2023).

Bacaan Lainnya

Romal mengatakan,  pengiriman bantuan disesuaikan dengan ketersediaan sarana transportasi dan kondisi cuaca.

“Kita tentunya berharap tidak ada kendala dalam perjalanan sehingga para petugas Kemensos dan bantuan yang akan disalurkan dapat tiba tepat waktu sesuai rencana, sehingga bisa segera membantu warga terdampak bencana untuk segera pulih dari situasi kedaruratan,” kata Romal.

Bantuan dari Kemensos untuk korban bencana alam di Kabupaten Natuna yang dijadwalkan tiba Rabu (8/3/2023) meliputi 50 kasur, 64 paket makanan anak, 110 paket makanan siap saji, 80 selimut, 20 paket sandang orang dewasa, 20 tenda gulung, 20 paket perlengkapan keluarga, 10 paket perlengkapan anak, 50 paket matras, dan 10 paket tenda keluarga. Nilai bantuan tersebut total Rp140.377.896.

Romal mengatakan, Kemensos juga mengirim bantuan logistik senilai Rp478.570.000 ke Natuna.

Bantuan tersebut diperkirakan tiba di daerah terdampak bencana di Natuna pada Minggu (12/3/2023).

“Barang digunakan untuk penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Barang dikirim via laut melalui Surabaya-Pontianak-Serasan,” kata Romal.

Romal mengatakan, selain mengirim bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, dan sandang, pemerintah juga menyiapkan layanan dukungan psikososial bagi warga yang terdampak tanah longsor di Serasan, Natuna.

Sebelumnya, tanah longsor yang terjadi di Serasan pada Senin (6/3/2023) telah menyebabkan setidaknya 10 orang meninggal dan lebih dari 40 orang hilang, mengakibatkan sejumlah orang terluka, dan memaksa 1.216 orang mengungsi. (infopublik.id)

Pos terkait