Kapal Tol Laut Jokowi Senggol Pelabuhan DKP Tarempa

 

Metrobatam.com, Anambas – Diduga karena angin kencang dan arus gelombang yang besar, Kapal Tol Laut Jokowi bobot 3000 Gt bernama KM Caraka Jaya Niaga III-4 nyaris menambrak rumah warga disekitar Pelabuhan Tarempa. Untung, kapal tersebut hanya menyenggol Pelabuhan Dinas Kelautan Perikanan yang baru saja dibangun dan diresmikan pada November 2015 Silam. Akibatnya pelabuhan tersebut mengalami kerusakan berupa retak-retak.

Read More

Kejadian tersebut sontak mengundang kerumunan masyarakat untuk melihatnya. Namun, kapal bertuliskan Tol Laut tersebut seolah tidak ada persoalan dan terus melanjutkan perjalanan Ke Natuna. “Untunglah pada kejadian tersebut tidak ada satupun kapal milik masyarakat yang bertambat di Pelabuhan DKP, jadi tidak ada korban ataupun kerusakan lain kecuali Pelabuhan yang retak-retak dan pecah,” ujar Jon, warga setempat, Rabu (17/2).

Dijelaskan Jon, kapal tol laut Jokowi bertolak dari pelabuhan Tarempa setelah selesai membongkar barang akan menuju Natuna, sekitar Pukul 14.00. WIB. Kapal tersebut tidak dapat memutar dengan baik sehingga dengan dorongan angin bagian belakang kapal menyenggol Pelabuhan DKP.”Kapal itu tidak dapat berbelok sehingga lurus dan hampir menabak rumah warga yang tinggal beberapa meter saja.”Katanya.

Terpisah Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Yunizar yang datang langsung ke lokasi mengatakan kalau kerusakan hanya pada tambatan Perahu yang terlihat retak dan ada beberapa bagian yang pecah. Pelabuhan DKP itu sendiri hanya bisa berlabuh kapal dengan bobot 200 GT.

Begitupula ketika disinggung apakah pihaknya akan menuntut ganti rugi, pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Keuangan Pemkab Anambas itu tidak berkomentar apa-apa dan hanya tersenyum.(putra anambas)

Related posts