Pulang dari Anambas, Gubernur Kepri Bawa Banyak Aspirasi Masyarakat

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Menutup kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Anambas, Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto pada Ahad (06/09) Isdianto melakukan berbagai kegiatan silaturahmi dan diskusi dengan masyarakat.

Sejak pagi sebelum menjaring asprasi masyarakat, Isdianto terlebih dahulu menjalankan Sholat Subuh di Masjid Jami dilanjutkan Coffee Morning dan Silaturahmi dengan Camat dan Jajaran, FKPD di Jemaja Timur, kemudian menyeberang dari Letung Menuju Desa Kramut Kecamatan Jemaja Barat.

Read More

Disela pertemuan tersebut dirinya menyempatkan melakukan peninjauan Pembangunan Jalan Lintas Bandara dan Fasilitas Bandara Letung dan melihat secara langsung lokasi Air Terjun Neraja yang merupakan lokasi wisata di Jemaja.

Sebelumnya pada Sabtu (05/09), Isdianto didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah dan beberapa OPD terkait bersama Bupati Kepulauan Anambas Abdul Harris menghadiri berbagai acara bersama masyarakat di Tarempa dan Kute. Isdianto juga menyempatkan untuk meninjau progress pengerjaan jalan selayang pandang yang merupakan akses penghubung utama di Tarempa. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat Isdianto juga menyerahkan bantuan berupa insentif untuk para mubaligh, bantuan untuk masjid dan musholla, bantuan iuran BPJS untuk masyarakat kurang mampu serta pemberian masker dan handsanitizer.

Selama kunjungan kerja selama 3 hari 2 malam, pada 4 hingga 6 September, Isdianto menerima berbagai masukan, usulan dan saran dari masyarakat untuk kesinambungan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Adapun hal yang menjadi usulan masyarakat yang menjadi perhatian selama kunjungan ini diantaranya adalah masalah zonasi tangkapan ikan di perairan Anambas, jaringan telekomunikasi yang perlu ditingkatkan, lanjutan pengaspalan jalan lingkar, perlu adanya pelabuhan roro di jemaja timur, kebun masyarakat banyak yang masuk kawasan hutan, ketersediaan fasilitas kesehatan, banjir, perbaikan irigasi untuk pertanian, pelabuhan serta masalah pendidikan, pariwisata serta layanan listrik.

Isdianto menyampaikan bahwa semua hal yang disampaikan oleh masyarakat kepada dirinya semuanya akan dicatat dan dirangkum dan dalam penyelesaiannya pasti harus melibatkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bahkan Pemerintah pusat.

“Oleh karena itu sengaja saya turun bersama OPD agar mencatat apa sebenarnya yang benar-benar masyarakat butuhkan. Nanti akan saya duduk bersama dengan pak Bupati untuk selanjutnya kita uraiakan mana yang menjadi tanggungjawab daerah, tanggungjawab provinsi, mana yang bisa dikerjakan bersama antar Kabupaten dan Provinsi. Bahkan kita akan mengawal daerah jika berhubungan dengan Pemerintah pusat,” jelasnya.

Semua usulan ini menurut Isdianto tidak mungkin akan diakomodir 100 persen langsung selesai. Namun secara perlahan namun pasti akan diselesaikan secara persatu dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten untuk memberikan Pembangunan yang merata di Kepulauan Riau.

“Anggaran Kabupaten tentunya terbatas, begitu juga anggaran Provinsi juga sangat terbatas untuk membangun di seluruh wilayah Kabupaten/Kota Se-Kepri. Oleh karena itu anggaran sejemput ini bagaimana kita membaginya dengan daerah untuk membangun hal-hal yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Itulah intinya kami menjemput aspirasi ini, dengan harapan kebijakan dan program yang kita susun akan selaras dengan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya,” tutupnya. (hms/rajid)

Related posts