METROBATAM.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah untuk melaporkan harta kekayaannya (LHKPN).
Diketahui, Gus Miftah telah dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
KPK membenarkan Gus Miftah belum lapor LHKPN kepada KPK. “Yang bersangkutan belum lapor,” kata Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (4/12/2024).
Menurutnya, dari 15 utusan khusus atau penasihat khusus atau staf khusus. Sebanyak enam orang sudah melaporkan LHKPN-nya, dan sembilan lainnya belum lapor.
Sejak diangkat Presiden RI Prabowo Subianto Miftah memiliki kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya. Ada waktu paling lama tiga bulan sejak dilantik atau diangkat untuk mengurus hal tersebut.
Diketahui, Miftah menuai kritik publik setelah terekam video mengolok-olok seorang penjual es teh. Dalam video yang beredar di media sosial itu, Miftah, berkata kasar kepada pedagang tersebut.
“Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), gobl*k,” kata Gus Miftah seperti video yang bereda di media sosial.
“Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir),” ucapnya seraya tertawa.
Sebagian netizen menyebut ucapan Miftah sebagai penghinaan. Kuasa hukum Gus Miftah, Herdiyan Saksono mengatakan, ucapan Miftah itu hanyalah guyonan belaka.
“Bahwa itulah guyonan atau gaya bahasa dalam penyampaian syiar, dalam penyampaian sebuah cerita yang dimaknai dengan pertanda-pertanda. Menurut Gus itu merupakan intermezzo dan menarik perhatian para khalayak ramai,” kata Herdiyan dalam sebuah video yang dibagikan, Selasa (3/12).
Teranyar, Miftah sudah menyampaikan permintaan maafnya. Ia mengaku terbiasa bercanda dengan semua orang.
Namun, ia sadar harus meminta maaf atas bercandaannya kepada sang penjual es teh. “Saya Miftah Maulana Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini, yang pertama dengan kerendahan hati, saya meminta maaf atas kekhilafan saya,” kata Miftah dalam sebuah video yang diunggah ulang Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di TikTok @hasannasbi, Rabu (4/12).
(RRI)














