Ahli Wajah Inafis: Foto Firza Husein Asli

Metbatam, Jakarta – Saksi ahli Indonesia Automatic Fingerprint Identification (Inafis) Polri Heri Cahyono menyatakan dokumentasi Firza Husein, yang tersebar pada laman “baladacintarizieq.com”, identik dengan foto asli. Kasus ini menyeret Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Kesimpulannya, foto yang diserahkan penyidik kepada Inafis adalah asli dan bukan rekayasa,” kata Heri seperti dikutip dari Antara, Senin (16/5).

Bacaan Lainnya

Heri yang ahli pengenal wajah atau face recognition, menjelaskan pemeriksaan dengan cara membandingkan dokumentasi dari situs dan foto yang diambil penyidik saat memeriksa Firza.

Berdasarkan pemeriksaan melalui algoritma biometri wajah, kata Heri, dipastikan hasilnya cocok atau identik. “Ketika wajahnya berbeda adalah orang berbeda secara sistem akan menolak. (Firza) diperiksa pakai kerudung,” ujar Heri.

Heri mengungkapkan pemeriksaan wajah menggunakan tiga metode yaitu pertama biofinder untuk mencocokkan dua foto wajah dari satu orang yang sama, kedua “face recognition” untuk mengidentifikasi wajah pada foto yang dianalisa kemudian terkoneksi langsung dengan data base kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kemudian ketiga “adobe photoshop” CS 6 yang sudah dimodifikasi untuk memperbesar identifikasi “pixel” sambungan dan tingkat kerapatan.

“Saya banyak menemukan indikasi keaslian dari warna kulit kemudian proporsional ukuran dan efek pencahayaan,” ungkap Heri.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima Laporan Polisi Nomor : LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein.

Laporan ini bermula dari “screen shot” percakapan bermuatan pornografi antara pria diduga Rizieq Shihab dan seorang perempuan mengatasnamakan Firza pada Minggu (29/1). Percakapan ini viral di media sosial.

Rizieq Shihab yang rencananya menjalani pemeriksaan pada 25 April 2017 mangkir dengan alasan menjalankan ibadah umroh di Arab Saudi.

Selesai umroh, dia terbang ke Malaysia, namun kembali lagi ke Arab Saudi karena tak mau dipermalukan dalam kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang kini tengah diusut polisi.

Ketua Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera mengatakan, Rizieq pada Sabtu pekan lalu (13/5) berniat pulang ke Indonesia.

Setelah mengetahui kepolisian serius mengusut kasus yang melibatkan Firza Husein, kata Kapitra, Rizieq memilih balik badan dan kembali ke Arab Saudi.

Kapitra menyebut polisi telah menargetkan untuk memperkarakan dugaan percakapan berkonten ponografi yang dia anggap tidak memiliki peristiwa hukum.(mb/cnn indonesia)

Pos terkait